Uncategorized

Berita Viral Seorang Nenek di Aceh Berusia 130 Tahun Dan Bugar

Berita Viral Seorang Nenek di Aceh Berusia 130 Tahun Dan Bugar

Berita Viral Seorang Nenek di Aceh Berusia 130 Tahun Dan Bugar – Nenek bernama Maimunah warga asli Gampong Blang Miroe Tunong, Kecamatan Bandar Dua Ulee Glee, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Saat ini sudah mencapai umur nya yang ke 130 tahun dan masih bisa beraktivitas secara normal. Dimana Maimunah alias nek munah umur 130 tahun ini masih memiliki tenaga layaknya nenek lain yang masih berumur sekitar 70 tahun, dimana nek munah tiap harinya tinggal bersama anak ke tiga nya yang bernama Hafsah.

Sang wanita berumur ini memiliki panggilan Nek Munah, Sebab warga Desa Gampong Blang Miroe Tunong, Kecamatan Bandar Dua, di aceh sendiri yang disebut sebagai salah satu orang tertua di kawasannya. Sebab sudah mencapai usianya 130 tahun saat ini. Nek Munah tinggal bersama anaknya perempuan nomor tiga juga bersama cucu serta cicitnya.

Viral Seorang Nenek di Aceh Berusia 130 Tahun Tetap Beraktifitas

Berita Viral Seorang Nenek di Aceh Berusia 130 Tahun Dan Bugar

Dari info yang di dapat dari anaknya yang bernama Hafsah, Sekarang ini Nek Munah tinggal bersamanya di gubuk yang sederhana. Dan ada fakta baru bahwa Nek Munah ini sempat menikah dua kali, semasa gadisnya pada tahun 1900-an, sang nenek sendiri telah menikah dengan suami pertama namun tidak dikaruniai anak. Pernikahan keduanya dengan suami yang bernama Muhammad Dali dikaruniai 12 anak. Sungguh banyak bukan.

Namun 10 diantaranya telah berpulang ke Rahmatullah dan hanya 2 orang anaknya masih hidup sampai detik ini. Usman M Dali anak ke 2 sekarang sudah berumur 78 tahun dan Hafsah M. Dali berusia 75 tahun. Setahun lalu ibu masih tinggal dirumah peninggalan almarhum suaminya di ujung jalan depan rumah ini, namun sudah beda desa yaitu Gampong Beurasan.

Serta anaknya pernah bercerita bahwa “Semasa saya masih muda dulu sampai saat ini, ibu sudah membantu orang lain dengan mengobati penyakit seperti muntah darah akibat serbuk dan lainnya. “Ibu mengobati orang sakit dengan berdo’a kepada Yang Maha Kuasa serta memberikan ramuan racikannya”, akui Hafsah sebagai anak ke 3 dari 12 bersodara tersebut.

Categories:
Uncategorized
You Might Also Like

Leave A Reply